Wisata Asyik di Curug Cinulang Sumedang

Curug Cinulang- Wisata Air terjun memang banyak peminatnya, disamping memiliki spot-spot foto alam yang indah, air terjun memang menyuguhkan suasana yang sejuk dengan dilengkapi sumber air yang masih segar. Di beberapa tempat, air terjun memiliki sebutannya sendiri-sendiri. Misalnya di daerah Malang dan sekitarnya, air terjun di sebut dengan istilah Coban. Banyak sekali Coban-coban di daerah Malang dan sekitarnya yang terkenal seperti Coban Sewu, Coban Rondo, Coban Rais, Coban Pelangi, dan lain sebagainya.

Di Jawa Barat, Seperti daerah Bandung dan sekitarnya, air terjun disebut dengan istilah Curug. Di sebut bagaimanapun air terjun tetaplah memiliki keindahan alam yang menyejukkan. suara jatuhnya air dari atas, menimbulkan bunyi-bunyi tersendiri yang menenangkan jiwa. Nah, begitu juga dengan Curug Cinulang.Curug Cinulang Sumedang

Curug Cinulang merupakan Curug yang berada di perbatasan antara Bandung dengan Sumedang. Banyak sekali orang yang menyebut Wisata Curug Cinulang Bandung, ataupun Wisata Curug Cinulang Sumedang. Lebih tepatnya, Curug Cinulang ini berada dalam kawasan hutan lindung Gunung Masigit Kareumbi, berjarak sekitar 38 Km dari Kota Bandung ke arah timur, tepatnya di Desa Sindulang kecamatan Cimanggung.

Curug Cinulang memiliki dua air terjun. Yang besar disebut dengan air terjun “Utama” dengan aliran air yang begitu deras. Sementara yang satunya memiliki aliran air tidak sederas air terjun utama. Ketinggian dua air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 m. Selain memiliki pemandangan yang begitu indah, Curug Cinulang ternyata juga memiliki cerita mitos. Berseberangan dengan lagu Curug Cinulang yang pernah ditembangkan oleh seniman Sunda legendaris bernama Darso, yang pada liriknya dikatakan bahwa Curug Cinulang merupakan tempat yang cocok untuk menjalin asmara, mitos yang beredar sebenarnya adalah jika sepasang kekasih yang berniat untuk berumah tangga datang ke Curug Cinulang maka hubungan mereka akan kandas, dan begitupula sebaliknya, apabila yang datang adalah single maka dia akan mendapatkan jodoh. Dan itu hanya sebuah mitos, jadi jangan khawatir ya guys.

Yang lebih unik lagi, dari kejuhan kita sudah dapat melihat uap air yang dihasilkan Curug Cinulang ini lo guys. Jadi, seringkali di Curug Cinulang ditemui pelangi yang malang melintang di atasnya, jika kalian beruntung bisa melihat pelanginya pasti. Oh, iya jika kalian berniat untuk berkunjung ke Curug Cinulang, jangan lupa untuk membawa baju ganti, karena bermain air atau tidak, badan kalian akan tetap basah karena uap air dimana-mana.

Curug Cinulang Sumedang

Untuk rute menuju Curug Cinulang dapat diakses melalui Kota Bandung ataupun Sumedang guys. Tapi, diantara dua rute tersebut, rute yang paling sering dan paling mudah diakses adalah rute dari Kota Bandung, selain lebih cepat, rute dari Kota Bandung juga lebih aman dilengkapi dengan petunjuk jalan. Jika dibandingkan, akses menuju Curug Cinulang dari Kota Bandung bisa diasumsikan 1,5 jam melewati Tol Cileunyi yang kemudian diteruskan ke arah Nagrek kemudian ke Cicalengka. Jalanan ini relatif ramai penduduk, jadi kita tidak perlu khawatir.

Berbeda dari rute Bandung, rute dari Sumedang kita harus melewati jalan Cadas Pangeran yang rlatif sering terkena macet, kemudian mengambil jalan menuju Simpang Pamulihan dan menuju kecamatan Cimanggung. Dari kecamatan Cimanggung ini, ada dua rute juga untu menuju Curug Cinulang. Bisa dari arah Nagrek seperti dari ute Bandung tadi, atau rute Tegalmanggung yang kondisi jalannya lebih sempit, menanjak dan banyak sekali tikungan, terlebih lagi di rute ini tidaka ada penunjuk jalan dan jarang penduduk.Curug Cinulang Sumedang

Untuk harga tiket, kalian tidak perlu khawatir guys, kalian hanya perlu merogoh kocek Rp 2000 untuk parkir kendaraan, dan Rp 3000 untuk tiket masuk. Murah kan?, yuk ajak teman kalian kesini.